Pemberdayaan sosial-ekonomi masyarakat Desa Betao Riase melalui program KKN Etnografi: Studi kasus di Kecamatan Pitu Riawa

  • Mutiara Wulandari Universitas Muhammadiyah Parepare
  • Mardatillah Universitas Muhammadiyah Parepare
  • Surya Baskara Jaya Universitas Muhammadiyah Parepare
  • M. Adely Ihsan Universitas Muhammadiyah Parepare
  • Muhammad Rigan Yusri Universitas Muhammadiyah Parepare
  • Mentari Nur Arafah Universitas Muhammadiyah Parepare
  • Muh. Zulkifli Universitas Muhammadiyah Parepare
  • Rahmat Universitas Muhammadiyah Parepare
  • Eka Mawarni Universitas Muhammadiyah Parepare
  • M. Aldi Muhtadibillah Universitas Muhammadiyah Parepare
  • Bahruddin Universitas Muhammadiyah Parepare
  • Suherman Universitas Muhammadiyah Parepare
Keywords: community empowerment, ethnographic KKN, liquid organic fertilizer, Local MSMEs, participatory education

Abstract

The ethnographic Community Service Program (KKN) in Betao Riase Village, Pitu Riawa District, Sidenreng Rappang Regency, was designed to address the socio-economic challenges of rural communities that rely on agricultural products without added value. Through an ethnographic approach, the KKN team conducted participatory observations and in-depth interviews to understand the local social and cultural structures as a basis for intervention. During the 40-day implementation, the program focused on four main areas: education and religion, facilities and infrastructure, economy and industry, and social and community. The results of the program include improving students' literacy skills, participation in religious activities, production of durian jam as an MSME product, and training in liquid organic fertilizer to support sustainable agriculture. Cooperation activities and the celebration of the 76th Anniversary of the Republic of Indonesia also strengthened the social cohesion of the community. Evaluations showed an increase in household income of up to 28.6%, a decrease in waste volume of up to 40%, and high community participation. This article confirms that the ethnographic approach in KKN is able to encourage community independence through collaboration between academics and residents, and provide a basis for development policies based on local potential and ecological awareness.

References

Abdullah, O. S. (2017). Ekologi manusia dan pembangunan berkelanjutan. Gramedia Pustaka Utama.

Darmada, I. M. (2016). Studi Etnografi Pada Budaya Lokal Sebagai Pengembangan Kreativitas Dalam Konteks Industri Kreatif. In SEMINAR NASIONAL RISET INOVATIF (SENARI) KE-4 TAHUN 2016.

Hermanto, H. (2012). Filosofi Hidup Sebagai Basis Kearifan Lokal. Jurnal Geografi Gea, 12(1), 1-14.

Humaedi, M. A. (2016). Etnografi Bencana; Menakar Peran Para Pemimpin Lokal dalam Pengurangan Resiko Bencana. Lkis Pelangi Aksara.

Hutasoit, H., & Wau, R. (2017). Menuju Sustainability Dengan Tri Hita Karana (Sebuah Studi Interpretif Pada Masyarakat Bali). Business Management Journal, 13(2).

Indah, R. (2022). Bukan Jahit Sepatu!: Sebuah Penelitian Etnografi Tentang Interaksi Mahasiswa Kedokteran Dengan Pasien di Daerah Pascabencana. Syiah Kuala University Press.

Kinasih, S. R., & Wulandari, I. (2021). Pembagian kerja berdasarkan gender dalam pengelolaan agroforestri di Hulu DAS Citarum. Umbara, 6(1), 29-44.

Kurniawan, Y. T. (2020). Strategi Penerapan Model Lembaga Pemberdayaan Masyarakat untuk Menurunkan Jumlah Rumah Tangga Rentan Miskin di Pedesaan. CAKRAWALA, 14(1), 82-97.

Mopangga, H. (2015). Studi kasus pengembangan wirausaha berbasis teknologi (technopreneurship) di Provinsi Gorontalo. TRIKONOMIKA: Jurnal Ekonomi, 14(1), 13-24.

Mulyadi, M. (2017). Peran pemerintah dalam mengatasi pengangguran dan kemiskinan dalam masyarakat. Kajian, 21(3), 221-236.

Nurhapsa, N., Suherman, S., & Irmayani, I. (2021). Optimalisasi limbah ternak sebagai pupuk organik di desa batu mila kecamatan maiwa, kabupaten enrekang, sulawesi selatan. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (Indonesian Journal of Community Engagement), 6(2), 88-93.

Pitoyo, A. J. (2007). Dinamika sektor informal dl indonesia prospek, perkembangan, dan kedudukannya dalam sistem ekonomi makro. Populasi, 18(2).

Putra, A. H. (2016). Peran UMKM dalam pembangunan dan kesejahteraan masyarakat kabupaten Blora. Jurnal Analisa Sosiologi, 5(2).

Riyadi, A. (2017). Kearifan Lokal Tradisi Nyadran Lintas Agama di Desa Kayen-Juwangi Kabupaten Boyolali Local Wisdom of Cross-Religious Nyadran Tradition at Kayen-Juwangi Village of Boyolali. Jurnal SMART (Studi Masyarakat, Religi, dan Tradisi), 3(2), 139-154.

Schmidt, H. P., Pandit, B. H., Cornelissen, G., & Kammann, C. I. (2017). Biochar‐based fertilization with liquid nutrient enrichment: 21 field trials covering 13 crop species in Nepal. Land Degradation & Development, 28(8), 2324-2342.

Suherman, S., & Kurniawan, E. (2017). Manajemen pengelolaan ternak kambing di desa batu mila sebagai pendapatan tambahan petani lahan kering. Jurnal Dedikasi Masyarakat, 1(1), 7-13.

Suherman, S., Azis, A., Mardiansyah, M., Sani, S., Rezal, A., Muhlis, M., ... & Nurhayanti, N. (2022). Pemanfaatan Feses Kambing Sebagai Pupuk Organik Cair Menggunakan Metode Fermentasi Sederhana. Adimas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(1), 29-36.

Tedjasuksmana, B. (2014). Potret UMKM Indonesia menghadapi masyarakat ekonomi ASEAN 2015. In The 7th NCFB and Doctoral Colloquium (pp. 189-202).

Wulansari, T. A. (2015). Peran Masyarakat Desa Landungsari Kabupaten Malang Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJM-Des) TAHUN 2013-2019. Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik (JISIP), 4(3).

Yadi, R. I., & Nursayuti, N. (2021). Pengaruh Pupuk Organik Cair Dari Pengolahan Kotoran Sapi Padat Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Tomat (Lycopersicum esculentum). Agrotropika Hayati, 8(1), 1-8.

Published
2022-10-24
How to Cite
Mutiara Wulandari, Mardatillah, Surya Baskara Jaya, M. Adely Ihsan, Muhammad Rigan Yusri, Mentari Nur Arafah, Muh. Zulkifli, Rahmat, Eka Mawarni, M. Aldi Muhtadibillah, Bahruddin, & Suherman. (2022). Pemberdayaan sosial-ekonomi masyarakat Desa Betao Riase melalui program KKN Etnografi: Studi kasus di Kecamatan Pitu Riawa. Jurnal Dedikasi Masyarakat, 6(1), 25 -. https://doi.org/10.31850/jdm.v6i1.3817

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>