PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN GEOGEBRA TERHADAP KEMAMPUAN PENALARAN INDUKTIF MATEMATIS SISWA
Abstract
Penalaran induktif matematis merupakan keterampilan penting yang harus dikembangkan dalam pembelajaran matematika karena memungkinkan siswa untuk mengidentifikasi pola, merumuskan dugaan, dan menarik kesimpulan berdasarkan fakta yang diamati. Namun, kemampuan penalaran induktif siswa masih relatif rendah, menunjukkan perlunya media pembelajaran yang mendorong pembelajaran aktif dan interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh media pembelajaran GeoGebra terhadap kemampuan penalaran induktif matematis siswa SMA. Penelitian kuantitatif ini menggunakan metode pra-eksperimental dengan menggunakan Desain Pretest–Posttest Satu Kelompok. Sampel terdiri dari 31 siswa kelas XI Matinulu 5 di UPT SMA Negeri 4 Parepare, yang dipilih melalui purposive sampling. Instrumen penelitian meliputi tes penalaran induktif matematis yang telah divalidasi dan lembar observasi aktivitas siswa. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial melalui Uji t Satu Sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata siswa meningkat dari 46,16 pada pretest menjadi 77,52 pada posttest. Rata-rata skor N-Gain adalah 0,57, yang dikategorikan sedang. Aktivitas belajar siswa dikategorikan aktif, sedangkan uji hipotesis menghasilkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, yang menunjukkan pengaruh signifikan media pembelajaran GeoGebra terhadap kemampuan penalaran induktif matematika siswa. Oleh karena itu, GeoGebra dapat dianggap sebagai media pembelajaran alternatif yang efektif untuk meningkatkan kemampuan penalaran induktif matematika siswa.











