Formulasi Uji Efektivitas Lotion Ekstrak Raspberry (Rubus Rosifolius sm.) Sebagai Repellent Nyamuk
Abstract
Nyamuk adalah salah satu vektor utama yang berperan dalam penularan penyakit infeksi, seperti demam berdarah dengue (DBD), malaria, dan chikungunya, sehingga diperlukan repellent yang aman dan efektif. Buah raspberry (Rubus rosifolius Sm.) memiliki kandungan senyawa metabolit sekunder berupa flavonoid, antosianin, dan senyawa fenolik untuk repellent alami. Tujuan penelitian ini memformulasikan ekstrak buah raspberry dalam bentuk sediaan lotion, mengevaluasi mutu fisik sediaan, serta menguji efektivitasnya sebagai repellent nyamuk. Ekstraksi bahan menggunakan metode maserasi dengan etanol 96% sebagai pelarut, kemudian ekstrak diformulasikan ke dalam formula F0 (0%), F1 (2%), F2 (3%), dan F3 (4%). Evaluasi mutu fisik sediaan mencakup pengujian organoleptis, homogenitas, viskositas, daya lekat, daya sebar, serta pH. Uji efektivitas repellent dilakukan selama enam jam dengan mengamati jumlah nyamuk yang hinggap pada setiap formula. Analisis data yang digunakan uji statistik yang meliputi uji normalitas Shapiro–Wilk, uji homogenitas Levene’s Test, dilanjutkan dengan One Way ANOVA dan uji post hoc Tukey HSD pada tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian, semua formula menunjukkan karakteristik fisik yang sesuai dengan persyaratan mutu sediaan yang telah ditetapkan. Peningkatan konsentrasi ekstrak buah raspberry berpengaruh signifikan terhadap efektivitas daya tolak nyamuk, dengan formula F3 (4%) menunjukkan efektivitas terbaik. Ekstrak buah raspberry (Rubus rosifolius Sm.) memiliki potensi untuk dimanfaatkan sebagai sumber bahan aktif alami dalam formulasi sediaan lotion repellent nyamuk



.png)
.png)
