Pengaruh Penggunaan Obat Tradisional Terhadap Kualitas Hidup Masyarakat Penderita Penyakit Kronis Desa Bilalange Kelurahan Lemoe Kota Parepare
Abstract
Penyakit kronis merupakan masalah kesehatan global yang memerlukan pengobatan jangka panjang dan berdampak signifikan pada penurunan kualitas hidup penderitanya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan obat tradisional terhadap kualitas hidup masyarakat penderita penyakit kronis di Desa Bilalange, Kelurahan Lemoe, Kota Parepare. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel sebanyak 77responden dipilih menggunakan teknik purposive sampling dari populasi penderita penyakit kronis di wilayah kerja Puskesmas Lemoe. Data penggunaan obat tradisionaldikumpulkan melalui kuesioner terstruktur, sementara kualitas hidup diukur menggunakan instrumen. Short Form-36(SF-36). Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden menggunakan obat tradisional sebagai terapi pendamping untuk meredakan gejala dan meningkatkan kebugaran. Terdapat korelasi positif yang signifikan antara penggunaan obat tradisional yang rasional dengan peningkatan skor domainkualitas hidup responden (p < 0,05). Analisis menunjukkan bahwa integrasi obat tradisional yang terkontrol memberikan kontribusi terhadap perbaikan kualitas hidup fisik dan psikologis penderita penyakit kronis. Secara keseluruhan, penggunaan obat tradisional secara terukur berpengaruh positif dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat penderita penyakit kronis di wilayah tersebut.



.png)
.png)
