Studi Kualitatif Manajemen Perbekalan Farmasi di UPT Puskesmas Lawawoi Kab. Sidenreng Rappang
Abstract
Manajemen perbekalan farmasi merupakan rangkaian kegiatan pengelolaan sediaan farmasi yang mencakup perencanaan, permintaan, penerimaan, penyimpanan, pendistribusian, pengendalian, dan administrasi guna menjamin ketersediaan obat yang rasional di fasilitas pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pelaksanaan manajemen perbekalan farmasi di UPT Puskesmas Lawawoi Kabupaten Sidenreng Rappang. Penelitian menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan kualitatif yang dilaksanakan pada periode Desember 2025 hingga Januari 2026. Informan dipilih secara purposive sampling sebanyak 7 (tujuh) orang, meliputi Penanggung Jawab Kefarmasian Dinas Kesehatan, Kepala Puskesmas, Kepala Tata Usaha, Penanggung Jawab Ruang Farmasi, Apoteker, dan Asisten Apoteker. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan telaah dokumen dengan triangulasi metode sebagai teknik keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketujuh variabel manajemen perbekalan farmasi secara umum telah dilaksanakan sesuai peraturan pemerintah. Namun, masih terdapat kendala pada tahap perencanaan dan permintaan berupa ketidaksesuaian antara jumlah yang direncanakan dengan yang direalisasikan, serta keterbatasan sarana penyimpanan. Disimpulkan bahwa manajemen perbekalan farmasi di UPT Puskesmas Lawawoi telah berjalan cukup baik, namun perlu peningkatan koordinasi dengan dinas kesehatan dalam pemenuhan kebutuhan obat dan optimalisasi sarana penyimpanan.



.png)
.png)
