Tingkat Pengetahuan Masyarakat Terhadap Pemanfaatan TOGA Sebagai Terapi Komplementer Hipertensi di Bilokka
Abstract
Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat karena angka kejadiannya terus meningkat dan dapat menyebabkan komplikasi serius. Salah satu upaya yang dapat dilakukan dalam pengendalian hipertensi adalah pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) sebagai terapi komplementer. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan masyarakat mengenai pemanfaatan TOGA sebagai terapi komplementer hipertensi di Kelurahan Bilokka, Kabupaten Sidrap. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan tinggi (68,0%) dan pemanfaatan TOGA dalam kategori baik (59,0%). Analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan masyarakat dengan pemanfaatan TOGA sebagai terapi komplementer hipertensi (p=0,003). Penelitian ini menyimpulkan bahwa semakin baik tingkat pengetahuan masyarakat, maka semakin baik pula pemanfaatan TOGA sebagai terapi komplementer hipertensi di Kelurahan Bilokka, Kabupaten Sidrap.



.png)
.png)
