Hubungan Pengetahuan dengan Sikap Melakukan Triase Metode Start Pada Relawan Bencana Lhokseumawe
Keywords:
Pengetahuan, Sikap relawan, Triase Metode START
Abstract
Seorang relawan harus sigap dalam melakukan pertolongan pertama kepada korban bencana sebelum dikirimkan ke pelayan kesehatan. Bentuk pertolongan pertama yang dilakukan oleh relawan di lapangan adalah dengan melakukan triase. Triase sering digunakan dalam kejadian bencana adalah triase metode START (Simple Triage and Rapid Treatment). Triase metode START sistem pengurutan yang sederhana dan mudah digunakan atau diterapkan dalam pemilihannya dengan menggunakan warna merah, hijau, kuning dan hitam. Kota Lhokseumawe merupakan daerah yang rawan bencana karena secara geografis kota ini merupakan daerah pesisir. Hal ini didukung dengan letak geografis Aceh yang dianggap sebagai ring of fire di Samudera Pasifik yang menjadikan Aceh dan daratannya sebagai pusat gempa dan tsunami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan sikap melakukan triase metode START pada relawan bencana di Kota Lhokseumawe tahun 2023. Penelitian ini menggunakan metode cross sectional dengan jumlah sampel sebanyak 80 responden yang diperoleh dari total sampling. Hasil penelitian menunjukkan tingkat pengetahuan relawan tentang triase metode START dalam kategori baik, yaitu sebanyak 63 orang (78,8%), sedangkan hasil penelitian sikap relawan tentang triase metode START dalam kategori positif, yaitu sebanyak 49 orang (61,3%). Hasil uji penelitian menggunakan chi square didapatkan p value <0,05 menunjukkan adanya hubungan antara pengetahuan dan sikap relawan. Kesimpulan penelitian adalah terdapat hubungan antara pengetahuan dan sikap relawan bencana dimana semakin tinggi tingkat pengetahuan maka semakin positif sikap relawan dalam melakukan triase metode START. Kata Kunci : Pengetahuan; Sikap; Relawan; Triase Metode START .
Published
2026-01-09
Section
Articles



.png)
.png)
