ANALISIS FAKTOR-FAKTOR KONSUMSI MINUMAN KERAS (TUAK PAHIT) PADA REMAJA DI DESA BUNTU TABANG KECAMATAN GANDASIL KABUPATEN TANA TORAJA

  • Imran Sukiman Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Parepare
  • Syarifuddin Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Parepare
  • Ilham Willem Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Parepare
Keywords: Tuak pahit, remaja

Abstract

Minuman keras adalah minuman yang mengandung etanol. Etanol adalah bahan psikoaktif dan konsumsinya menyebabkan penurunan kesadaran. Minuman keras (miras) adalah seluruh jenis minuman yang mengandung zat adiktif (alkohol). Alkohol adalah obat psikoaktif yang paling banyak digunakan. Lebih dari 13 juta orang menganggap dirinya pecandu alkohol (alkoholic). Fenomena penggunaan minuman keras di kalangan remaja dan orang dewasa semakin meningkat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor konsumsi minuman keras (tuak pahit) pada remaja di desa buntu tabang kecamatan gandasil kabupaten tana toraja. Jenis penelitian ini adalah deskriptif yaitu penelitian yang menggambarkan bagaimana tingkat perilaku, pelayanan kesehatan dan faktor lingkungan remaja yang mengkomsumsi minuman keras (tuak pahit). Sampel dalam penelitian ini adalah 37 anak remaja yang berusia 15-25 tahun, Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu Total Sampling dimana jumlah sampel sama dengan jumlah populasi. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan bahwa pada Remaja di Desa Buntu Tabang Kecamatan Gandasil Kabupaten Tana Toraja mengkonsumsi minuman keras (tuak pahit) karena dipengaruhi oleh faktor lingkungan dimana hasil penelitian ini menunjukkan kategori yang mendukung yaitu sebanyak 22 orang (59,5%), menurut jenis perilaku masuk dalam kategori yang mendukung yaitu sebanyak 22 orang (59,5%). Sedangkan kategori pelayanan kesehatan yang kurang baik sebanyak 19 (51,3%).

Published
2019-09-30