Perkerasan Kaku Jalan Pantai Dengan Menggunakan Pasir Laut

  • Rahmawati Universitas Muhammadiyah Parepare
  • Zulfadly Universitas Muhammadiyah Parepare
  • Jamaluddin Universitas Muhammadiyah Parepare
Keywords: Rigid Pavement, Sea Sand, Compressive Strength

Abstract

Beton merupakan bahan yang penting dan banyak digunakan dalam dunia konstruksi. Salah satu penggunaan beton yaitu perkerasan kaku (Rigid Pavement) yang terdiri dari plat beton semen portland dan lapis pondasi diatas tanah dasar. Dalam penelitian ini digunakan salah satu bahan pengganti agregat halus pasir sungai dengan menggunakan pasir laut.Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis besarnya kuat tekan beton yang menggunakan pasir laut sebagai agregat halus pada umur 7, 21 dan 28 hari, (2) mengetahui pasir laut layak digunakan sebagai agregat halus pada perkerasan kaku (Rigit Pavement) jalan pantai. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan total benda uji sebanyak 30 buah untuk benda uji kuat tekan berbentuk silinder dengan diameter 150 mm dan tinggi 300 mm dengan variasi pasir laut 0% (beton normal), 25%, 50%, 75% dan 100% pada umur 7, 21, dan 28 hari dengan fas sebesar 0,60. Masing-masing variasi berjumlah 6 benda uji. Berdasarkan hasil pengujian kuat tekan beton, terjadi penambahan kekuatan pada beton yang memakai pasir laut (variasi 25%, 50%, 75% dan 100%) pada saat umur 7, 21 dan 28 hari, tetapi selalu masih dibawah daripada kuat tekan beton normal (variasi 0% pasir laut). Kuat tekan terbesar terjadi pada beton dengan beton normal (variasi 0% pasir laut), yaitu sebesar 25,61 MPa pada umur 28 hari, sedangakn kuat tekan terendah terjadi pada beton dengan variasi 100% pasir laut, yaitu sebesar 16,98 MPa pada umur 7 hari

References

Mulyono, T. Teknologi Beton, Andi Offset: Yogyakarta,2003

Stevi,2009

Mangerongkonda,2007

SNI 03-1969-1990

SNI 03-2971-1990

SNI 03-4804-1998

SNI 03-4142-1996

SNI 03-2471-1991

SNI 03-1868-1990

SNI 03-1971-1990

SNI 03-2816-1992

Published
2021-01-29
Section
Articles