Analisis Kapasitas Penampang Sungai untuk Mengidentifikasi Banjir Menggunakan Software HEC-RAS 6.3.1

  • Ahmad Fajrin Universitas Muhammadiyah Makassar
  • Asrul Universitas Muhammadiyah Makassar
  • Nurnawaty Universitas Muhammadiyah Makassar
  • Indriyanti Universitas Muhammadiyah Makassar
Keywords: Flood, River, HEC-RAS 6.3.1

Abstract

Floods occur due to a situation where the water flow is not accommodated Banjir, Hec-ras 6.3.1, Sungai. by the riverbed, as a result floods can cause property losses and loss of life. The purpose of this study was to determine the capacity of the Pangkajene River cross-section and identify flood overflows that occurred in the Pangkajene River. The model used in this study is the flow Hec-ras 6.3.1 (River Analysis System (RAS) Center (HEC). The results of the study showed that many river cross-section points experienced overflows and the highest discharge point was at STA 2400 of 254.48 m3/sec and an overflow height of 1.0 m. The main cause is the high intensity of rainfall accompanied by sedimentation deposits in the river which makes the river shallower so that almost every year there is a flood overflow at the research location

References

A. Rahman et al., (2002). J. Biol. Sci., 2 (1): 49-52
Agus Maryono Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada, IndonesiaJl. Grafika No. 2, Yogyakarta
Asdak - Yogyakarta: Gadjah Mada University Press Yogyakarta (2010). Hidrologi dan Pengelolaan Daerah Aliran Air Sungai
Balahanti, R., Mononimbar, W., & Gosal, P. H. (2023). Analisis Tingkat Kerentanan Banjir Di Kecamatan Singkil Kota Manado. Jurnal Spasial, 11, 69–79.
Damayanti, A. C., Limantara, L. M., & Haribowo, R. (2022). Analisis Debit Banjir Rancangan dengan Metode HSS Nakayasu, HSS ITB-1, dan HSS Limantara pada DAS Manikin di Kabupaten Kupang. Jurnal Teknologi Dan Rekayasa Sumber Daya Air, 2(2), 313. https://doi.org/10.21776/ub.jtresda.2022.002.02.25
Eko Aryanto, D., & Hardiman, G. (2017). Kajian Multi Varian Faktor yang Berpengaruh terhadap Infiltrasi Air Tanah sebagai Dasar Penentuan Daerah Potensial Resapan Air Tanah. Proceeding Biology Education Conference, 14(1), 252–257.
Feriska, Y., & Ahmad Izzuddin. (2022). Analisa Kapasitas Penampang Sungai dengan Metode HEC-RAS 4.1.0 (Studi Kasus Sungai Sigeleng Kec. Brebes).
Herawati, H., Teknik, J., Fakultas, S., Universitas, T., Pontianak, T., Teknik, D., Universitas, S., & Pontianak, T. (2021). Kajian Metode Empiris Untuk Menghitung Debit Banjir. JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang, 8.
I Gede. 2015. ‘Kinerja HSS Snyder, Nakayasu, dan GAMA I pada DAS Terukur di Sulawesi Tengah’. Jurnal
Kodoatie, R.J. dan Sugiyanto (2002). Banjir, Beberapa Penyebab dan Metode Pengendaliannya dalam Perspektif Lingkungan, Pustaka Pelajar, Yogyakarta
Kustamar, Hargono, E., & Subakti, B. (2018). Strategi Pengendalian Banjir di Kawasan Permukiman Padat. Buletin Utama Teknik, 14(1), 1–6. https://jurnal.uisu.ac.id/index.php/but/article/view/793
Novianti, N., Zaman, B., & Sarminingsih, A. (2022). Kajian Status Mutu Air dan Identifikasi Sumber Pencemaran Sungai Cidurian Segmen Hilir Menggunakan Metode Indeks Pencemaran (IP). Jurnal Ilmu Lingkungan, 20(1), 22–29. https://doi.org/10.14710/jil.20.1.22-29
Tiwery, C. J., Magrib, N. I. D., & Sahetapy, E. P. (2022). Analisisi Pemanfaatan Air Hujan dan Perencanaan Sistem Penampungan Air Hujan sebagai Pemenuhan Kebutuhan Air Rumah Tangga (Studi Kasus : Jln. Chr. M. Tiahahu, RT 008 Kota Masohi Kabupaten Maluku Tengah). Jurnal Manumata, 8(1), 66–74.
Tombokan, F., & Takaendengan, T. (2021). Identifikasi Dan Pengukuran Debit Aliran Sungai Sario. Jurnal Teknik Sipil Terapan, 3(3), 146–155. http://jurnal.polimdo.ac.id/
Yulianti, E. (2022). Pada Sungai Way Laala di Provinsi Maluku ( Studi Kasus di Sungai Way Laala , Kabupaten Seram Barat ).
Published
2024-12-19
Section
Articles