PENGARUH PEMANFAATAN LIMBAH BETON SEBAGAI PENGGANTI SEBAGIAN AGREGAT KASAR TERHADAP KUAT TEKAN BETON

  • Abibullah Scholar
Keywords: Compressive Strength, Waste Concrete, Variation, Laboratory

Abstract

Banyaknya limbah beton hasil penelitian yang menumpuk di sekitaran laboratorium,
hal ini menjadi salah satu permasalahan. Salah satu cara untuk mengurangi
penumpukan limbah beton tersebut adalah dengan cara di daur ulang kembali
sebagai agregat dari campuran material beton. Tujuan dari penelitian ini adalah
mengetahui pengaruh limbah beton sebagai pengganti sebagian agregat terhadap
kuat tekan beton baru serta mengetahui pengaruh variasi persentase limbah beton
terhadap kuat tekan beton. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian
eksperimental yaitu dengan membandingkan antara 3 variasi campuran untuk
mengetahui bagaimana kuat tekan beton. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
pengujian kuat tekan beton yang memperhatikan variasi campuran limbah beton
dengan 3 variasi yaitu 25%, 50% dan 75% dari sebagian agregat kasar, maka
didapatkan hasil pengujian beton pada umur 28 hari pada beton normal dengan
rata-rata 22,64 MPa. Untuk variasi 25% limbah beton dengan rata-rata 18,11 MPa
dengan penurunan sebesar 4,53 MPa dari beton normal. Untuk variasi 50% limbah
beton dengan rata-rata 16,22 MPa dengan penurunan sebesar 6,42 MPa dari beton
normal. Untuk variasi 75% limbah beton dengan rata-rata 15,47 MPa dengan
penurunan sebesar 7,74 MPa dari beton normal. Maka dapat disimpulkan beton
dengan variasi 25% limbah beton mencapai kuat tekan rencana dan layak digunakan.
Sedangkan untuk variasi 50% dan 75%, limbah beton tidak mencapai kuat tekan
rencana dan tidak layak digunakan.

References

Badan Standardisasi Nasional. (2008). Cara Uji Slump Beton.

SNI 1972:2008. Jakarta: Departemen Pekerjaan umum

Badan Standardisasi Nasional. (2011). Cara Uji Kuat Tekan

Beton Dengan Benda Uji Silinder. SNI 1975:2011. Jakarta:

Departemen Pekerjaan umum

Badan Standardisasi Nasional. 2019. Persyaratan beton

struktural untuk bangunan Gedung dan penjelasannya. SNI

-2019. Jakarta: Departemen Pekerjaan Umum

Hardjasaputra, H & Ciputera, A. (2008). Penggunaan Limbah

Beton Sebagai Agregat Kasar Pada Campuran Beton Baru.

Banten: Jurnal Teknik Sipil Universitas Pelita Harapan.

I Gede Putu Joni (2017).Sifat fisis dan mekanis. Program Studi

Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Udayana.

I Gusti Made Sudika, I Gusti Ngurah Eka Pratama, dan I Gede

Surya Dinata. (2019). Analisis limbah benda uji beton untuk

mensubtitusi agregat kasar pada campuran beton. Jurnal

Teknik Gradien , 11(1), 45-56.

Samekto, Wuryati. (2001). Teknologi Bahan. Yogyakarta:

Kanisius

Tjokrodimulyo, K. (1996). Teknologi Beton. Nafiri: Yogyakarta.

Published
2021-12-23
Section
Articles