SOSIALISASI PENGELOLAAN IZIN BANGUNAN DALAM MENINGKATKAN TINGKAT KESADARAN MASYARAKAT DI KOTA PAREPARE

  • Farhan Wahyudi Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Parepare
  • Muhammad Afif Farhan Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Parepare
  • Agussalim Agussalim Program Studi Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Parepare
Keywords: Sosialisasi, Izin Mendirikan Bangunan (IMB), Tingkat Kesadaran Masyarakat, Pemberdayaan, Tata Ruang

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan tingkat kesadaran dan pemahaman masyarakat Kota Parepare terhadap pentingnya pengelolaan izin bangunan, khususnya Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Rendahnya kesadaran masyarakat terhadap regulasi izin bangunan menjadi permasalahan yang menghambat terwujudnya tata ruang kota yang tertib dan berkelanjutan. Kegiatan sosialisasi dilaksanakan melalui pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode partisipasi aktif, wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi, yang melibatkan aparatur pemerintah, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya sebagai informan kunci. Hasil penelitian mengidentifikasi tiga pola tematik utama yang menjadi penghambat kepatuhan masyarakat: (1) kurangnya akses informasi tentang prosedur dan manfaat IMB; (2) hambatan struktural berupa kompleksitas proses perizinan dan tingginya biaya administrasi; serta (3) kesenjangan sosialisasi antara wilayah pusat kota dan daerah pinggiran. Temuan ini sejalan dengan teori pemberdayaan masyarakat yang menekankan pentingnya pendidikan kritis, partisipasi, dan kolaborasi lintas sektor dalam membangun masyarakat yang mandiri dan sadar regulasi. Program ini merekomendasikan pendekatan sosialisasi berbasis komunitas, penyederhanaan prosedur perizinan melalui digitalisasi, serta pelibatan tokoh masyarakat sebagai agen perubahan, sehingga diharapkan tingkat kesadaran masyarakat dapat meningkat secara signifikan dan mendukung tata kelola kota yang lebih baik di masa mendatang.

Published
2026-05-04