https://jurnal.umpar.ac.id/ak99/issue/feedJournal AK-992026-01-07T13:20:53+08:00Fatimah Fatimahfatimahumpar11@gmail.comOpen Journal Systems<p>Journal AK-99 merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Parepare yang mencakup bidang ilmu Akuntansi Manajemen, AKuntansi Sektor Publik, Akuntansi Ekonomi Syariah, Akuntansi Keuangan Daerah, Audit, Perpajakan. Journal AK-99 Diterbitkan 2 kali Setahun, Mei dan November.</p> <p><strong>ISSN : <a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/1609996580">2775-6726</a> (media online)</strong></p>https://jurnal.umpar.ac.id/ak99/article/view/4139OPTIMALISASI AKUNTABILITAS DESA BUNGA MELALUI IMPLEMENTASI SISTEM KEUANGAN SISKEUDES (STUDI KASUS PADA DESA BUNGA, KEC. MATTIRO BULU, KAB. PINRANG)2025-12-05T16:55:31+08:00Herlinda Herlindaherlindaaa.02@gmail.comYadi Arodhiskarayadhi01@gmail.comSariana Damissarianadamis@gmail.comFitriani Fitrianifitri.fa29@gmail.comAkuntabilitas pengelolaan keuangan desa masih menjadi tantangan dalam tata kelola pemerintahan daerah. Penelitian ini bertujuan menganalisis optimalisasi akuntabilitas melalui implementasi Sistem Keuangan Desa (SISKEUDES) di Desa Bunga, Kabupaten Pinrang. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SISKEUDES meningkatkan transparansi, ketepatan waktu pelaporan, dan efisiensi administrasi keuangan desa melalui fitur otomatis dan integrasi data yang memudahkan proses penatausahaan hingga pertanggungjawaban. Faktor pendukung utama meliputi kompetensi SDM, pelatihan bendahara, pemahaman aparat desa, serta ketersediaan perangkat komputer. Selain itu, kemampuan aplikasi dioperasikan secara offline membantu mengatasi kendala jaringan. Namun, tantangan yang masih dihadapi antara lain partisipasi masyarakat yang belum optimal, kebutuhan pendampingan lanjutan pada pembaruan aplikasi, serta infrastruktur internet yang belum stabil. Temuan ini sejalan dengan teori stewardship yang menekankan pentingnya pertanggungjawaban pemerintah desa kepada masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan implementasi SISKEUDES tidak hanya dipengaruhi aspek teknis aplikasi, tetapi juga kualitas SDM, dukungan infrastruktur, serta partisipasi aktif masyarakat dalam pengawasan anggaran. 2025-12-05T14:12:42+08:00Copyright (c) 2025 Journal AK-99https://jurnal.umpar.ac.id/ak99/article/view/4113BEHIND RISK DISCLOSURE: A STUDY OF INFLUENCING FACTORS2025-12-07T10:07:08+08:00Suwandi Suwandisuwandiak307@gmail.comYustinus Lambyombaryustinuslambyombar06@gmail.comAndi Primafira Bumandava Ekaandi.primafira@stiembi.ac.idRisk disclosure in financial reporting remains suboptimal in several large companies in Indonesia, which can hinder stakeholders’ ability to make informed decisions. This study aims to measure the effect of institutional ownership, independent boards of commissioners, and managerial ownership on risk disclosure in food and beverage companies listed on the Indonesian capital market during the 2019–2024 period. Using a causal research design, this study employed purposive sampling, resulting in 16 companies and 96 observational data points. Multiple linear regression analysis was conducted to examine the relationships among variables, supported by classical assumption tests to ensure data validity. The empirical findings indicate that institutional ownership, independent boards of commissioners, and managerial ownership each have a positive and significant effect on risk disclosure. These results demonstrate that companies with stronger governance structures tend to disclose risks more transparently to meet stakeholder expectations. The findings highlight the importance of strengthening governance mechanisms to improve transparency and enhance stakeholder trust. Practically, the study underscores the need for regulators to develop stricter risk disclosure guidelines tailored to the characteristics of the food and beverage industry. Furthermore, companies are encouraged to enhance oversight roles and align their governance practices with improved risk reporting standards to support long-term sustainability. 2025-12-05T15:53:14+08:00Copyright (c) 2025 Journal AK-99https://jurnal.umpar.ac.id/ak99/article/view/4138FAKTOR-FAKTOR POTENSIAL DALAM MENINGKATKAN MINAT PENGGUNAAN E-FILING DI ERA KEAMANAN DATA DIGITAL2025-12-05T17:13:47+08:00Nurwani Nurwaninurwaniakt@gmail.comNur Hakimahhakimah2121@gmail.comDayu Suhardicamarbiru80@gmail.comPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor potensial dalam meningkatkan minat penggunaan e-filing di era keamanan data digital pada Wajib Pajak di Kota Parepare. Fokus penelitian ini diarahkan untuk memahami bagaimana persepsi kegunaan, kemudahan, kesiapan teknologi, kesukarelaan, serta kepercayaan terhadap keamanan data digital memengaruhi minat wajib pajak dalam menggunakan e-filing. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan data primer diperoleh melalui wawancara terhadap delapan responden, yang terdiri dari dua pegawai KPP Pratama Parepare dan enam wajib pajak (tiga pengguna e-filing dan tiga non pengguna e-filing). Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-filing dinilai efektif, efisien, dan memudahkan wajib pajak dalam pelaporan SPT tahunan. Namun demikian, tingkat kepercayaan terhadap keamanan data digital menjadi faktor penting dalam keputusan wajib pajak untuk menggunakan layanan e-filing secara konsisten. Beberapa wajib pajak masih menunjukkan keraguan terhadap perlindungan data pribadi dan keamanan sistem online Direktorat Jenderal Pajak. Oleh karena itu, peningkatan sosialisasi dan jaminan keamanan data digital perlu diperkuat agar kepercayaan publik terhadap sistem perpajakan digital semakin meningkat. Penelitian ini menegaskan bahwa di era digital tahun 2025, keberhasilan implementasi e-filing tidak hanya ditentukan oleh aspek teknologi dan kemudahan, tetapi juga oleh tingkat kepercayaan wajib pajak terhadap keamanan data digital yang digunakan dalam sistem perpajakan.2025-12-05T17:13:47+08:00Copyright (c) 2025 Journal AK-99https://jurnal.umpar.ac.id/ak99/article/view/4098IMPLEMENTASI SAK EMKM PADA UMKM JAMU TRADISIONAL “REK AYO REK”2025-12-05T17:37:52+08:00Sabina Febiandini Ariantosabina.febiandini.arianto-2021@feb.um-surabaya.ac.idFitri Nurainifitri.nuraini@fe.um-surabaya.ac.idGita Desi Pradanigitadesip@gmail.comPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) mengetahui bagaimana implementasi Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM) dalam penyusunan laporan keuangan pada UMKM Jamu Tradisional “Rek Ayo Rek”, (2) mengevaluasi tingkat kesesuaian antara praktik pelaporan keuangan UMKM “Rek Ayo Rek” dengan standar SAK EMKM, (3) mengidentifikasi faktor-faktor yang menghambat penerapan SAK EMKM di UMKM tersebut, serta memberikan rekomendasi agar laporan keuangan dapat disusun sesuai standar.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui observasi dan dokumentasi pada UMKM yang menjadi objek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM “Rek Ayo Rek” belum menyusun laporan keuangan sesuai SAK EMKM. Melalui penerapan SAK EMKM, UMKM ini mulai menyusun laporan keuangan yang terdiri dari laporan laba rugi, laporan posisi keuangan dan catatan atas laporan keuangan. Penerapan SAK EMKM ini membantu pelaku usaha untuk lebih memahami kondisi keuangan usahanya dan memudahkan dalam pengambilan keputusan ekonomi. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi UMKM lain untuk menyusun laporan keuangan sesuai standar agar dapat meningkatkan transparansi dan kelayakan usaha di masa depan. 2025-12-05T17:37:52+08:00Copyright (c) 2025 Journal AK-99https://jurnal.umpar.ac.id/ak99/article/view/4145PERAN SDM, KOMITMEN PIMPINAN, DAN INTEGRITAS AUDITOR DALAM MENINGKATKAN KUALITAS AUDIT UNTUK MEWUJUDKAN AKUNTABILITAS PEMERINTAHAN DAERAH2025-12-07T13:25:26+08:00Farid Siddiqffarid.lakilaki7360@gmail.comDarmawan Darmawandarmawan8387@gmail.comFitriyani Syukrifitriyanisyukri19@gmail.comPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Sumber Daya Manusia, Komitmen Pimpinan, dan Integritas Auditor terhadap Kualitas Audit serta implikasinya terhadap Akuntabilitas Pemerintahan Daerah. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya fungsi audit internal dalam menjamin efektivitas pengawasan dan peningkatan tata kelola pemerintahan yang akuntabel. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode survei eksplanatori, di mana populasi penelitian mencakup seluruh auditor dan pejabat fungsional pengawas di lingkungan Inspektorat Kabupaten Enrekang sebanyak 23 responden. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda untuk menguji pengaruh simultan dan parsial antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sumber Daya Manusia, Komitmen Pimpinan, dan Integritas Auditor berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kualitas Audit, baik secara parsial maupun simultan. Selain itu, Kualitas Audit berpengaruh signifikan terhadap Akuntabilitas Pemerintahan Daerah, dengan nilai koefisien determinasi sebesar 90,4%. Hal ini menunjukkan bahwa kualitas audit yang tinggi mampu meningkatkan transparansi dan tanggung jawab dalam pengelolaan keuangan daerah. Penelitian ini menegaskan bahwa peningkatan kompetensi auditor, dukungan pimpinan yang berkelanjutan, dan integritas moral yang kuat merupakan faktor penting dalam mewujudkan akuntabilitas pemerintahan daerah. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam penguatan kebijakan pembinaan auditor internal pemerintah dan strategi peningkatan kinerja Inspektorat. 2025-12-07T13:25:26+08:00Copyright (c) 2025 Journal AK-99https://jurnal.umpar.ac.id/ak99/article/view/4150TRANSFORMASI BISNIS DAN INOVASI OPERASIONAL TERHADAP KINERJA KEUANGAN PT PLN (Persero) SEKTOR BAKARU DI ERA ENERGI TERBARUKAN2025-12-07T13:44:32+08:00Muhammad Yusuf Dwiyantocelebes2912@gmail.comJumriani Jumrianijumrianisemsi@gmail.comImran Rosadiimranrosadi020873@gmail.comPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh transformasi bisnis dan inovasi operasional terhadap kinerja keuangan PT PLN (Persero) Sektor Bakaru di era energi terbarukan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan dukungan data laporan keuangan dan operasional periode 2020–2024, serta wawancara terbatas dengan manajemen keuangan dan teknis. Variabel yang digunakan meliputi transformasi bisnis (X₁), inovasi operasional (X₂), dan kinerja keuangan (Y). Teknik analisis yang digunakan adalah analisis rasio keuangan dan regresi linear berganda, dengan uji asumsi klasik untuk memastikan validitas model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi bisnis dan inovasi operasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan. Transformasi bisnis melalui digitalisasi sistem, efisiensi organisasi, dan orientasi pelanggan meningkatkan nilai ROA, ROI, serta menurunkan biaya pokok produksi listrik (BPP/kWh). Inovasi operasional melalui penerapan sistem pemeliharaan berbasis CMMS dan otomatisasi pembangkit berdampak pada peningkatan efisiensi energi dan produktivitas aset. Nilai Adjusted R² sebesar 0.846 menunjukkan bahwa kedua variabel tersebut menjelaskan 84,6% variasi kinerja keuangan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan keuangan PLN Sektor Bakaru merupakan hasil dari sinergi antara transformasi bisnis dan inovasi operasional yang diterapkan secara konsisten di tingkat operasional. Hasil ini memperkuat teori bahwa strategi digitalisasi dan inovasi teknis merupakan kunci peningkatan kinerja keuangan di sektor energi terbarukan.2025-12-07T13:44:32+08:00Copyright (c) 2025 Journal AK-99https://jurnal.umpar.ac.id/ak99/article/view/4109BEHAVIORAL CONCEPTS IN FINANCIAL REPORTING: A LITERATURE REVIEW2025-12-07T13:58:06+08:00Suwandi Suwandisuwandiak307@gmail.comYustinus Lambyombaryustinuslambyombar06@gmail.comAndi Primafira Bumandava Ekaandi.primafira@stiembi.ac.idAccounting practices in various companies still show behavior that violates ethics and financial fraud that harms stakeholders. This literature review research aims to examine behavioral accounting practices in financial reporting. The data collection method was carried out by searching for research journal articles according to the topic through Google Scholar searches. The collected data was then analyzed using content analysis techniques with stages of data extraction, data summarization, coding, and discussion and drawing conclusions. This study suggests that ethical management behavior in financial reporting can increase transparency, trust, and the long-term value of the company, while information disclosure and management of conflicts of interest encourage accountability, growth opportunities, and a reputation for professionalism. On the other hand, profit regulation can reduce trust, credibility and create unhealthy competitive pressure for the company. Following up on the results of this study, it is important to strengthen ethical practices in financial reporting, increase information transparency, manage conflicts of interest carefully to build trust, credibility, and minimize the risk of negative impacts on the company's reputation.2025-12-07T13:58:06+08:00Copyright (c) 2025 Journal AK-99https://jurnal.umpar.ac.id/ak99/article/view/4154ANALISIS PENGELOLAAN APBDES DAN DIGITALISASI KEUANGAN DESA TERHADAP PENERAPAN GOOD GOVERNANCE PADA DESA BILA RIASE2025-12-08T11:58:42+08:00Suandi Suandisuandiwear818@gmail.comYusran Bachtiaryusranbachtiar01@gmail.comFirman Syahramlan.firmansyah@gmail.comPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) dan digitalisasi keuangan desa terhadap penerapan good governance di Desa Bila Riase, Kecamatan Pitu Riase, Kabupaten Sidenreng Rappang. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas Kepala Desa, Sekretaris Desa, Bendahara Desa, Ketua BPD, dan Pendamping Desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan APBDes di Desa Bila Riase telah mengikuti prinsip transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi masyarakat. Proses perencanaan dan pelaporan anggaran dilakukan secara terbuka dan disesuaikan dengan regulasi keuangan desa. Sementara itu, penerapan Sistem Keuangan Desa (SISKEUDES) online dan sistem transaksi nontunai berbasis QRIS telah meningkatkan efisiensi administrasi, kecepatan pelaporan, serta transparansi keuangan publik. Digitalisasi keuangan juga memperkuat fungsi pengawasan internal dan mendorong partisipasi masyarakat dalam mengontrol penggunaan anggaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sinergi antara pengelolaan APBDes yang tertib dan digitalisasi keuangan desa yang efektif menjadi faktor kunci dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang transparan, akuntabel, dan partisipatif. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa transformasi digital keuangan desa merupakan instrumen penting dalam memperkuat praktik good governance di tingkat lokal. 2025-12-08T11:58:42+08:00Copyright (c) 2025 Journal AK-99https://jurnal.umpar.ac.id/ak99/article/view/4151PENGARUH PENGENDALIAN BIAYA, PENGENDALIAN INTERNAL, DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP EFEKTIVITAS PELAYANAN RUMAH SAKIT2025-12-08T12:22:59+08:00Inda Dzil Arsyilindadzilarsyil422@gmail.comHernianti Harunherniantiharunanty@gmail.comEfektivitas pelayanan kesehatan merupakan indikator utama keberhasilan rumah sakit dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Faktor pengendalian biaya, pengendalian internal, dan motivasi kerja menjadi elemen penting yang diyakini dapat meningkatkan efektivitas tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengendalian biaya, pengendalian internal, dan motivasi kerja terhadap efektivitas pelayanan kesehatan pada Rumah Sakit Regional Dr. Hasri Ainun Habibie. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan jumlah sampel 93 responden, terdiri atas pegawai dan pasien, yang dipilih melalui metode simple random sampling. Data primer diperoleh melalui penyebaran kuesioner, sedangkan data sekunder berasal dari berbagai sumber pendukung. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial maupun simultan pengendalian biaya, pengendalian internal, dan motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas pelayanan kesehatan. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan efektivitas pelayanan membutuhkan kombinasi pengelolaan biaya yang efisien, sistem pengendalian internal yang baik, serta motivasi kerja pegawai yang optimal. 2025-12-08T12:22:59+08:00Copyright (c) 2025 Journal AK-99https://jurnal.umpar.ac.id/ak99/article/view/4155ANALISIS KAPABILITAS APIP BERDASARKAN MODEL IA-CM PADA INSPEKTORAT KABUPATEN PINRANG2025-12-08T13:21:49+08:00Meranti Iis. Pmerantiiis24@gmail.comRika Rahmarhykaaein18@gmail.comRudy Arafahrudyarafah@gmail.comPenelitian ini menganalisis kapabilitas APIP di Inspektorat Kabupaten Pinrang dengan menggunakan standart IACM. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat kompetensi Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) di Inspektorat Kabupaten Pinrang menggunakan Model Kemampuan Audit Internal (IA-CM), mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja APIP, dan menyusun strategi untuk meningkatkan kompetensi APIP. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara, yang dilanjutkan dengan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapabilitas APIP Inspektorat Kabupaten Pinrang berada pada level 3 berdasarkan IA-CM. Dari enam unsur audit internal, lima unsur: Peran dan Layanan APIP, Budaya dan Hubungan Organisasi, serta Struktur Tata Kelola telah mencapai level 3, sementara unsur Pengelolaan Sumber Daya Manusia telah mencapai level 4. Keterbatasan utama terletak pada unsur-unsur yang masih berada di level 3, sehingga peningkatan kompetensi APIP menjadi prioritas. Inspektorat telah menyusun strategi untuk memperkuat Key Process Area (KPA) guna mendorong peningkatan kapabilitas menuju level yang lebih tinggi. 2025-12-08T13:21:49+08:00Copyright (c) 2025 Journal AK-99https://jurnal.umpar.ac.id/ak99/article/view/4156PENGARUH KETERAMPILAN, INOVASI PRODUK, DAN SERTIFIKASI HALAL TERHADAP LABA UMKM DI RUMAH BUMN PAREPARE2025-12-09T15:22:39+08:00Yusran Bachtiaryusranbachtiar01@gmail.comDina Damayantidinaaadamayanti@gmail.comMuh. Alwiinflasi.boy@gmail.comUMKM merupakan pilar penting dalam perekonomian Indonesia, termasuk di Kota Parepare, khususnya pada sektor industri makanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh keterampilan kerja, inovasi produk, dan sertifikasi halal terhadap laba usaha UMKM yang berada di bawah binaan Rumah BUMN PT. Telkom Witel Sulsel-Barat. Ketiga variabel tersebut dianggap sebagai faktor krusial dalam menghadapi tantangan pasar yang dinamis dan meningkatkan daya saing usaha. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif, dengan menggunakan kuesioner sebagai instrumen pengumpulan data. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 176 UMKM, dan teknik pengambilan sampel menggunakan slovin sebanyak 64 UMKM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel keterampilan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap laba usaha dengan nilai signifikansi 0,007 < 0,05. Begitu pula inovasi produk menunjukkan pengaruh positif dan signifikan terhadap laba usaha dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 dan variabel sertifikasi halal berpengaruh positif dan signifikan terhadap laba usaha, ditunjukkan oleh nilai signifikansi 0,001 < 0,05. Temuan ini mengindikasikan bahwa keterampilan kerja, inovasi produk dan sertifikasi halal menjadi faktor yang signifikan dalam peningkatan laba UMKM 2025-12-09T15:22:39+08:00Copyright (c) 2025 Journal AK-99https://jurnal.umpar.ac.id/ak99/article/view/4153IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI AKUNTANSI DAN KOMPETENSI SDM DALAM EFEKTIVITAS PENYUSUNAN ANGGARAN OPERASIONAL RSUD ANDI MAKKASAU PAREPARE2025-12-11T16:40:05+08:00Nabila Shalsabila Faisalnabila.ebil2003@gmail.comFatimah Fatimahfatimahumpar11@gmail.comSudirman Sudirmansudhyr9999@gmail.comPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi sistem informasi akuntansi dan kompetensi sumber daya manusia dalam penyusunan anggaran operasional pada RSUD Andi Makkasau Parepare. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari lima pihak yang terlibat langsung dalam proses penyusunan anggaran, yaitu kepala bagian keuangan, sub koordinator akuntansi, staf penyusun anggaran, staf IT, dan staf akuntansi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sistem informasi akuntansi berbasis SIPD-RI Keuangan memberikan dampak positif terhadap peningkatan efisiensi, ketepatan waktu, dan akurasi dalam penyusunan anggaran serta pelaporan keuangan rumah sakit. Selain itu, kompetensi SDM yang meliputi kemampuan teknis, pemahaman prosedural, dan pengalaman kerja turut mendukung optimalisasi penerapan sistem. Kendati demikian, masih ditemukan beberapa kendala seperti gangguan jaringan, akses sistem yang tidak stabil, dan proses pembaruan aplikasi yang memerlukan penyesuaian ulang dari pengguna. Secara keseluruhan, sinergi antara sistem informasi akuntansi dan kompetensi SDM berkontribusi signifikan dalam meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan efektivitas penyusunan anggaran operasional di RSUD Andi Makkasau Parepare.2025-12-11T16:40:05+08:00Copyright (c) 2025 Journal AK-99https://jurnal.umpar.ac.id/ak99/article/view/4149PERAN PERANGKAT DESA DALAM AKUNTABILITAS PENGELOLAAN DANA DESA BILA RIASE KECAMATAN PITU RIASE KABUPATEN SIDERENG RAPPANG 2025-12-11T17:13:42+08:00Nendy Eliselisnendy91@gmail.comArham Arhamarham83rockt@gmail.comRusmin Nuryadinrusmin6674@gmail.comAkuntabilitas Pengelolaan Dana Desa merupakan bentuk pertanggungjawaban pemerintah desa dalam mengelola dana yang diterima secara transparan, jujur, tepat sasaran, serta sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Akuntabilitas tersebut bertujuan memastikan bahwa dana desa benar-benar digunakan untuk mendukung pembangunan desa serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran perangkat desa dalam mewujudkan akuntabilitas pengelolaan dana desa di Desa Bila Riase Kecamatan Pitu Riase Kabupaten Sidenreng Rappang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi guna memperoleh gambaran yang mendalam terkait proses pengelolaan dana desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat desa telah menjalankan perannya dengan cukup baik dalam seluruh tahapan pengelolaan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan hingga pertanggungjawaban. Proses pertanggungjawaban dilakukan melalui penyusunan Laporan Realisasi Pelaksanaan APBDes sebagai bentuk transparansi kepada pemerintah dan masyarakat. Meskipun demikian, masih ditemukan beberapa keterbatasan teknis dalam proses pelaporan dan pertanggungjawaban yang perlu ditingkatkan. Secara keseluruhan, peran perangkat desa sudah sesuai dengan prinsip akuntabilitas pengelolaan dana desa dan telah mendukung tata kelola pemerintahan desa yang lebih efektif.2025-12-11T17:13:42+08:00Copyright (c) 2025 Journal AK-99https://jurnal.umpar.ac.id/ak99/article/view/4152TRANSFORMASI DIGITAL DAN EFISIENSI PENGELOLAAN PIUTANG MELALUI SISTEM AKUNTANSI BERBASIS TEKNOLOGI DI PAM TIRTA KARAJAE KOTA PAREPARE2025-12-11T17:36:05+08:00Aulia Rahmadhaniaullrahmadhani@gmail.comMuhammad Hattamuhammadhatta@umpar.ac.idSariana Damissarianadamis@gmail.comEra digital telah membawa transformasi signifikan dalam sektor pelayanan publik, salah satunya adalah perubahan pada sistem pengelolaan piutang lembaga penyedia air minum daerah. Penelitian ini berfokus pada analisis perbandingan pengelolaan piutang sebelum dan sesudah penerapan sistem akuntansi berbasis teknologi di PAM Tirta Karajae Kota Parepare, dengan mengeksplorasi tantangan, peluang, serta dampak teknologi terhadap efisiensi dan efektivitas pencatatan, pelaporan, serta penagihan piutang. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumentasi, sehingga didapatkan gambaran menyeluruh mengenai perubahan proses serta hasil yang dicapai. Penelitian ini membuktikan bahwa implementasi aplikasi SiPDAM Pintar yang terintegrasi dengan modul akuntansi, loket, dan manajemen, mampu mempercepat pencatatan dan pelaporan keuangan secara real-time, serta memudahkan pelanggan melakukan pembayaran secara online. Sistem ini memberikan dampak positif terhadap efektivitas pengelolaan piutang dan kinerja keuangan PAM Tirta Karajae, sebagaimana tercermin dari peningkatan transparansi dan efisiensi proses penagihan. Dengan demikian, transformasi digital melalui integrasi sistem berbasis teknologi tidak hanya memperbaiki pengelolaan piutang, tetapi juga menguatkan fondasi pengembangan keuangan daerah untuk peningkatan kualitas layanan secara berkelanjutan, sesuai dengan visi PAM Tirta Karajae. 2025-12-11T17:36:05+08:00Copyright (c) 2025 Journal AK-99https://jurnal.umpar.ac.id/ak99/article/view/4140HUBUNGAN INDEPENDENSI DAN PENGALAMAN AUDIT TERHADAP KINERJA AUDITOR DI INSPEKTORAT DAERAH KABUPATEN PINRANG2025-12-12T15:15:07+08:00Adhiyaksan Ramadhanadhiyaksanramadhann14@gmail.comYasri Tarawiruyasri.se.ak@gmail.comHasdiana Hasdianahasdianailham@gmail.comPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara independensi dan pengalaman audit terhadap kinerja auditor pada Inspektorat Daerah Kabupaten Pinrang. Latar belakang penelitian ini didasari oleh pentingnya peran Inspektorat sebagai Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan daerah yang akuntabel dan bebas dari penyimpangan. Kinerja auditor yang optimal sangat dipengaruhi oleh kemampuan menjaga independensi serta pengalaman profesional dalam melaksanakan pemeriksaan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif asosiatif dengan penyebaran kuesioner kepada 63 responden yang terdiri dari auditor dan auditee di lingkungan Inspektorat Daerah Kabupaten Pinrang. Data dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan SPSS versi 30. Hasil penelitian menunjukkan bahwa independensi auditor berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja auditor, demikian pula pengalaman audit berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja auditor. Uji simultan (F-test) menunjukkan bahwa keduanya secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kinerja auditor dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,746, yang berarti 74,6% variasi kinerja auditor dijelaskan oleh kedua variabel tersebut. Hasil ini menegaskan bahwa peningkatan profesionalisme auditor melalui penguatan sikap independen dan pengalaman kerja yang luas menjadi faktor penting dalam mendukung efektivitas pengawasan internal serta mewujudkan prinsip good governance di lingkungan pemerintahan daerah. 2025-12-12T15:15:07+08:00Copyright (c) 2025 Journal AK-99https://jurnal.umpar.ac.id/ak99/article/view/4144IMPLEMENTASI SISTEM AKUNTANSI KEUANGAN DAERAH DAN PERANNYA DALAM MEMPERKUAT SISTEM PENGENDALIAN INTERN PEMERINTAH2025-12-12T20:41:08+08:00Aulia Nur Rahmahaaulianurrahma221200003@gmail.comBahruddin Bahruddinbahruddin.777@gmail.comMuhammad Abdian Abdillahmabdianabdillah@gmail.comPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Sistem Akuntansi Keuangan Daerah (SAKD) serta perannya dalam memperkuat Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) pada Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Parepare. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap tiga informan kunci, observasi langsung, serta telaah dokumen pendukung. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SAKD di BKD Kota Parepare telah sesuai dengan ketentuan Permendagri No. 77 Tahun 2020 dan PP No. 71 Tahun 2010, meliputi proses pencatatan, pengikhtisaran, dan pelaporan yang sistematis dan terintegrasi dengan aplikasi keuangan daerah berbasis teknologi. Implementasi SAKD terbukti memperkuat SPIP melalui peningkatan efektivitas pengawasan, keandalan data keuangan, serta efisiensi komunikasi antar unit kerja. Selain itu, penerapan SAKD berkontribusi langsung terhadap lima komponen utama SPIP menurut COSO, yaitu lingkungan pengendalian, penilaian risiko, kegiatan pengendalian, informasi dan komunikasi, serta pemantauan. Secara keseluruhan, hasil penelitian menegaskan bahwa SAKD berperan penting dalam memperkuat pengendalian intern pemerintah, mendorong transparansi, akuntabilitas, dan efektivitas pengelolaan keuangan daerah. Keberhasilan implementasi kedua sistem tersebut bergantung pada komitmen pimpinan, kapasitas sumber daya manusia, serta dukungan teknologi informasi yang berkelanjutan. 2025-12-12T20:41:07+08:00Copyright (c) 2025 Journal AK-99https://jurnal.umpar.ac.id/ak99/article/view/4157AUDIT OPERASIONAL DAN ETIKA BISNIS ISLAM TERHADAP EFEKTIVITAS PENGENDALIAN BIAYA MOKO DONUTS PAREPARE2025-12-15T14:13:39+08:00Nur Helizanurhelizalihza@gmail.comAbdul Azisabdulazis1457@gmail.comFajar Ladungfajarladung35@gmail.comPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh audit operasional dan etika bisnis Islam terhadap efektivitas pengendalian biaya pada Moko Donuts Parepare. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap lima informan utama, yaitu pemilik usaha, manajer operasional, kasir, staf produksi, dan staf pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa audit operasional internal berkontribusi pada peningkatan efisiensi biaya sebesar 11,7% melalui pengawasan rutin, pencatatan transaksi harian, dan evaluasi laporan mingguan. Selain itu, penerapan etika bisnis Islam seperti amanah (tanggung jawab), ṣidq (kejujuran), dan ‘adl (keadilan) memperkuat integritas karyawan serta meningkatkan transparansi laporan keuangan. Integrasi antara audit operasional dan etika bisnis Islam menciptakan sistem pengendalian biaya yang lebih efektif, akuntabel, dan selaras dengan prinsip keberkahan. Penelitian ini menegaskan bahwa kombinasi pengawasan profesional dan nilai moral Islam dapat meningkatkan efektivitas pengendalian biaya pada UMKM. 2025-12-15T14:13:39+08:00Copyright (c) 2025 Journal AK-99https://jurnal.umpar.ac.id/ak99/article/view/4209IMPLEMENTASI SISTEM PENGANGGARAN BERBASIS KINERJA DALAM MENINGKATKAN AKUNTABILITAS KEUANGAN: STUDI PADA PAM TIRTA KARAJAE KOTA PAREPARE2025-12-15T14:44:48+08:00Lutfiah Husaevafiaheva110102@gmail.comDarmawan Darmawandarmawan8387@gmail.comHernianti Harunherniantiharunanty@gmail.comPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi sistem penganggaran berbasis kinerja serta kontribusinya dalam meningkatkan akuntabilitas dan efisiensi pengelolaan keuangan di PAM Tirta Karajae Kota Parepare. Penelitian dilakukan terhadap Asisten Manajer Pembukuan dan Akuntansi, Staf Pembukuan dan Akuntansi, Asisten Manajer Pengelolaan Kas, serta Manajer Administrasi dan Pengembangan SDM. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan penganggaran berbasis kinerja belum berjalan secara optimal. Indikator kinerja seperti efektivitas, efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas belum diterapkan secara konsisten dalam proses penyusunan maupun evaluasi anggaran. Kondisi tersebut berdampak pada belum optimalnya pengelolaan keuangan, yang ditandai dengan penurunan ekuitas serta terjadinya defisit laba pada laporan keuangan tahun 2023 dan 2024. Kendala utama dalam implementasi sistem ini meliputi rendahnya pemahaman pegawai mengenai konsep anggaran berbasis kinerja, minimnya pelatihan teknis, serta lemahnya sistem evaluasi dan monitoring. Penelitian ini merekomendasikan perlunya peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan indikator kinerja, serta perbaikan mekanisme evaluasi anggaran guna mendukung tata kelola keuangan yang lebih efisien, transparan, dan akuntabel. 2025-12-15T14:44:47+08:00Copyright (c) 2025 Journal AK-99https://jurnal.umpar.ac.id/ak99/article/view/4201TRANSPARANSI DAN AKUNTABILITAS PENGELOLAAN ALOKASI DANA DESA: STUDI KASUS DESA TAPONG, KECAMATAN MAIWA2025-12-17T10:26:06+08:00Rini Indrianimin380954@gmail.comHasdiana Hasdianahasdianailham@gmail.comMuhammad Nurangku454@gmail.comPengelolaan Alokasi Dana Desa (ADD) merupakan komponen penting dalam mendukung pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat desa. Namun, praktik pengelolaan ADD di beberapa desa masih menghadapi kendala transparansi, partisipasi, dan efektivitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem pengelolaan ADD di Desa Tapong, Kecamatan Maiwa, Kabupaten Enrekang, dengan fokus pada tahapan perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan, dan pertanggungjawaban. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, dengan informan yang terdiri dari kepala desa, sekretaris desa, bendahara desa, perangkat desa, dan masyarakat dari lima dusun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan ADD telah mengikuti pedoman regulasi dari aspek pelaksanaan dan pelaporan. Namun, tahapan perencanaan dan pelibatan masyarakat belum optimal karena proses musyawarah masih bersifat elitis dan informasi tidak sepenuhnya disampaikan kepada warga. Selain itu, belum ada kegiatan pemberdayaan masyarakat yang dirancang untuk memanfaatkan potensi desa. Temuan ini menegaskan perlunya penguatan transparansi, peningkatan partisipasi masyarakat, serta optimalisasi peran pemerintah desa dan pendamping kecamatan dalam memastikan tata kelola ADD yang lebih akuntabel dan inklusif. Penelitian ini memberikan implikasi penting bagi pengembangan tata kelola keuangan desa yang lebih efektif dan responsif. 2025-12-17T10:26:06+08:00Copyright (c) 2025 Journal AK-99https://jurnal.umpar.ac.id/ak99/article/view/4250BRIDGING ACCOUNTING AND TAX PERSPECTIVES IN TRANSFER PRICING: IMPLICATIONS FOR FINANCIAL PERFORMANCE AND TAX BASE PROTECTION IN INDONESIA2026-01-07T13:20:53+08:00Vero Deswantovero.deswanto1@president.ac.idSultan Luthfi Adam Kahfiadam.kahfi@avedukasi.comThe increasing integration of global business operations has intensified transfer pricing issues, not only as a tax compliance concern but also as a critical accounting matter affecting financial performance and reporting quality. In Indonesia, transfer pricing practices have contributed to tax base erosion while simultaneously influencing profit measurement, cost allocation, and intercompany transaction transparency in financial statements. This study examines transfer pricing through a combined accounting and tax perspective, emphasizing how transfer pricing policies shape reported profitability, managerial decision-making, and tax risk exposure. Using a qualitative doctrinal and analytical approach, this research reviews international tax principles, accounting standards, OECD Transfer Pricing Guidelines, and relevant Indonesian regulations, supported by recent empirical and institutional evidence. The findings indicate that misaligned transfer pricing policies distort financial performance indicators and weaken tax base protection, particularly in transactions involving intangibles, services, and intra-group royalties. This study highlights the importance of integrating accounting judgment with tax compliance in transfer pricing governance to enhance financial statement reliability and support sustainable tax administration. The paper contributes to accounting literature by positioning transfer pricing as a cross-disciplinary issue requiring coordinated accounting and tax oversight.2025-11-30T00:00:00+08:00Copyright (c) 2025 Journal AK-99