TRANSFORMASI BISNIS DAN INOVASI OPERASIONAL TERHADAP KINERJA KEUANGAN PT PLN (Persero) SEKTOR BAKARU DI ERA ENERGI TERBARUKAN
Keywords:
Transformasi bisnis, Inovasi Operasional, Kinerja Keuangan, Energi Terbarukan
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh transformasi bisnis dan inovasi operasional terhadap kinerja keuangan PT PLN (Persero) Sektor Bakaru di era energi terbarukan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan dukungan data laporan keuangan dan operasional periode 2020–2024, serta wawancara terbatas dengan manajemen keuangan dan teknis. Variabel yang digunakan meliputi transformasi bisnis (X₁), inovasi operasional (X₂), dan kinerja keuangan (Y). Teknik analisis yang digunakan adalah analisis rasio keuangan dan regresi linear berganda, dengan uji asumsi klasik untuk memastikan validitas model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi bisnis dan inovasi operasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan. Transformasi bisnis melalui digitalisasi sistem, efisiensi organisasi, dan orientasi pelanggan meningkatkan nilai ROA, ROI, serta menurunkan biaya pokok produksi listrik (BPP/kWh). Inovasi operasional melalui penerapan sistem pemeliharaan berbasis CMMS dan otomatisasi pembangkit berdampak pada peningkatan efisiensi energi dan produktivitas aset. Nilai Adjusted R² sebesar 0.846 menunjukkan bahwa kedua variabel tersebut menjelaskan 84,6% variasi kinerja keuangan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan keuangan PLN Sektor Bakaru merupakan hasil dari sinergi antara transformasi bisnis dan inovasi operasional yang diterapkan secara konsisten di tingkat operasional. Hasil ini memperkuat teori bahwa strategi digitalisasi dan inovasi teknis merupakan kunci peningkatan kinerja keuangan di sektor energi terbarukan.
Published
2025-12-07
Section
Articles






