IMPLEMENTASI SISTEM AKUNTANSI KEUANGAN DAERAH DAN PERANNYA DALAM MEMPERKUAT SISTEM PENGENDALIAN INTERN PEMERINTAH
Keywords:
Sistem Akuntansi Keuangan Daerah, Sistem Pengendalian Intern Pemerintah, Akuntabilitas, Transparansi, Tata Kelola Pemerintahan
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Sistem Akuntansi Keuangan Daerah (SAKD) serta perannya dalam memperkuat Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) pada Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Parepare. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap tiga informan kunci, observasi langsung, serta telaah dokumen pendukung. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SAKD di BKD Kota Parepare telah sesuai dengan ketentuan Permendagri No. 77 Tahun 2020 dan PP No. 71 Tahun 2010, meliputi proses pencatatan, pengikhtisaran, dan pelaporan yang sistematis dan terintegrasi dengan aplikasi keuangan daerah berbasis teknologi. Implementasi SAKD terbukti memperkuat SPIP melalui peningkatan efektivitas pengawasan, keandalan data keuangan, serta efisiensi komunikasi antar unit kerja. Selain itu, penerapan SAKD berkontribusi langsung terhadap lima komponen utama SPIP menurut COSO, yaitu lingkungan pengendalian, penilaian risiko, kegiatan pengendalian, informasi dan komunikasi, serta pemantauan. Secara keseluruhan, hasil penelitian menegaskan bahwa SAKD berperan penting dalam memperkuat pengendalian intern pemerintah, mendorong transparansi, akuntabilitas, dan efektivitas pengelolaan keuangan daerah. Keberhasilan implementasi kedua sistem tersebut bergantung pada komitmen pimpinan, kapasitas sumber daya manusia, serta dukungan teknologi informasi yang berkelanjutan.
Published
2025-12-12
Section
Articles






